WARTA MERDEKA

Ayo Kite Kawal 23 Janjinye Anies-Sandi - Semoge sukses Bang

Berikut ini 23 janji Anies-Sandi yang diterima detikcom, Kamis (10/11/2016) dari Tim Sukses pasangan tersebut: 

1. Merevisi dan memperluas manfaat Kartu Jakarta Pintar dalam bentuk Kartu Jakarta Pintar Plus untuk semua anak usia sekolah (6-21 tahun), yang juga dapat digunakan untuk Kelompok Belajar Paket A, B dan C, pendidikan madrasah, pondok pesantren dan kursus keterampilan serta dilengkapi dengan bantuan tunai untuk keluarga tidak mampu. (Terlaksana Tanggal : ?????)

2. Merevisi dan memperluas manfaat Kartu Jakarta Sehat dalam bentuk Kartu Jakarta Sehat Plus dengan menambahkan fasilitas khusus untuk para guru mengaji, pengajar Sekolah Minggu, penjaga rumah ibadah, khatib, penceramah dan pemuka agama. (Terlaksana Tanggal : ?????)

3. Membuka 200.000 lapangan kerja baru, membangun dan mengaktifkan 44 pos pengembangan kewirausahaaan warga untuk menghasilkan 200.000 pewirausaha baru, selama lima tahun, (Terlaksana Tanggal : ?????)

4. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas Pendidikan Kejuruan dengan mengintegrasikan dunia usaha ke dalamnya, untuk menghasilkan lulusan yang langsung terserap ke dunia kerja dan berwirausaha. (Terlaksana Tanggal : ?????)

5. Mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok dengan menjaga ketersediaan bahan baku dan menyederhanakan rantai distribusi, serta menyediakan Kartu Pangan Jakarta untuk meningkatkan daya beli warga tidak mampu serta merevitalisasi pasar-pasar tradisional dan Pedagang Kali Lima untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang. (Terlaksana Tanggal : ?????)

6. Menghentikan Reklamasi Teluk Jakarta untuk kepentingan pemeliharaan lingkungan hidup serta perlindungan terhadap nelayan, masyarakat pesisir dan segenap warga Jakarta. (Terlaksana Tanggal : ?????)

7. Membangun pemerintahan yang bersih, modern dan melayani berbasis transparansi, akuntabilitas dan keteladanan dengan mengoptimalkan pelibatan publik dan pemanfaatan teknologi (Smart City). (Terlaksana Tanggal : ?????)

8. Mengembangkan kinerja dan tata kelola pemerintahan untuk merealisasikan rencana kerja hingga 95 persen, mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam audit laporan keuangan, mencapai predikat 80 dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), menghentikan praktik penyelewengan di dalam birokrasi, dan memperbaiki manajemen aset-aset milik Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. (Terlaksana Tanggal : ?????)

9. Meningkatkan Realisasi Rencana Program (daya serap anggaran) untuk memperluas cakupan dan efektivitas program-program penanggulangan banjir dan kemacetan, rehabilitasi dan pemeliharaan lingkungan hidup serta pengelolaan sampah. (Terlaksana Tanggal : ?????)

10. Memuliakan perempuan Jakarta dengan mendukung Inisiasi Menyusu Dini dan ASI Ekslusif, melakukan pendataan dan pemantauan dini terhadap ibu-ibu hamil dan balita yang memerlukan bantuan khusus, memberikan cuti khusus bagi suami selama proses kelahiran anak, serta menyediakan fasilitas-fasilitas publik khusus seperti Ruang Menyusui dan Tempat Penitipan Anak yang dikelola secara sehat, profesional dan bisa diakses seluruh warga. (Terlaksana Tanggal : ?????)

11. Memberdayakan perempuan Jakarta dengan mendukung sepenuhnya partisipasi perempuan dalam perekonomian, antara lain melalui pemberian Kredit Usaha Perempuan Mandiri. (Terlaksana Tanggal : ?????)

12. Melindungi perempuan dan anak-anak Jakarta dari praktik pelecehan, kekerasan dan diskriminasi serta praktik perdagangan manusia (human traficking) dengan mengaktifkan 267 Rumah Aman, merevitalisasi Unit Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan berbasis aplikasi bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Jakarta, dan memberi subsidi bantuan hukum bagi korban. (Terlaksana Tanggal : ?????)

13. Membangun sistem transportasi umum yang terintegrasi dalam bentuk interkoneksi antarmoda, perbaikan model manajemen layanan transportasi umum, perluasan daya jangkau transportasi hingga menjangkau seluruh warga, pengintegrasian sistem transportasi umum dengan pusat-pusat pemukiman, pusat aktivitas publik, dan moda transportasi publik dari luar Jakarta.  (Terlaksana Tanggal : ?????)

14. Mengatasi kesenjangan Ibu Kota dengan menjadikan Kepulauan Seribu sebagai Kepulauan Pembangunan Mandiri dengan menyediakan infrastruktur, lapangan kerja, fasilitas pendidikan dan kesehatan bagi segenap warganya dan menjadikannya sebagai pusat inovasi konservasi ekologi. (Terlaksana Tanggal : ?????)

15. Mengaktifkan kembali komunitas-komunitas di Jakarta melalui kegiatan pengembangan kebudayaan, kesenian, olahraga, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan budaya membaca melalui Program Taman Maju Bersama, yaitu merevitalisasi taman-taman yang ada, membangun taman-taman baru dari wilayah pinggiran Jakarta, serta membangun Taman Pintar (Science Park). (Terlaksana Tanggal : ?????)

16. Membangun dan merevitalisasi pusat-pusat pengembangan kebudayaan, antara lain dengan:  

(a) Membangun Taman Benyamin Sueb sebagai pusat perawatan dan pengembangan kebudayaan Betawi dan pusat interaksi lintas-komunitas, yang di dalamnya berdiri Museum Kebudayaan Betawi. (Terlaksana Tanggal : ?????)

(b) Menyelamatkan dan merevitalisasi Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin dengan melakukan digitalisasi seluruh koleksinya, profesionalisasi pengelolaannya serta memperlayak sarana dan prasarananya. (Terlaksana Tanggal : ?????)

(c). Menjadikan Jakarta sebagai pusat kebangkitan film nasional melalui sinergi dengan semua pemangku kepentingan dalam kerja kreatif sinematografi dan industri film. (Terlaksana Tanggal : ?????)

17. Menyelenggarakan festival olahraga dan kesenian Jakarta sepanjang tahun untuk mengembangkan pembinaan olahraga dan kesenian berbasis komunitas. (Terlaksana Tanggal : ?????)

18. Menjadikan Jakarta sebagai Kota Hijau dan Kota Aman yang ramah, sejuk dan aman bagi anak, perempuan, pejalan kaki, pengguna jalan, dan seluruh warga; menggalakkan kegiatan cocok tanam kota (urban farming); melakukan audit berkala keamanan kampung; serta memperluas cakupan dan menperbaiki kesejahteraan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). (Terlaksana Tanggal : ?????)

19. Memperluas cakupan dan memperbaiki kualitas layanan air bersih dengan prioritas pada wilayah-wilayah dengan kualitas air terburuk, dan memberikan subsidi langsung untuk warga tidak mampu. (Terlaksana Tanggal : ?????)

20. Merevitalisasi layanan dokter komunitas, melakukan pelatihan peduli kesehatan diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar, melakukan pelatihan peduli lingkungan hidup, dan mengaktifkan Pos Perempuan Mandiri sebagai bagian dari program pengembangan Posyandu dan Posbindu.
 (Terlaksana Tanggal : ?????)

21. Memberdayakan para pengembang kelas menengah untuk merealisasikan pembangunan kampung susun, kampung deret dan rumah susun, serta mempermudah akses kepemilikan bagi warga tidak mampu. (Terlaksana Tanggal : ?????)

22. Membangun pusat-pusat pariwisata, tempat-tempat bersejarah dan pusat-pusat kegiatan warga sebagai tempat yang ramah, aman dan sejuk bagi anak, lansia dan warga difabel. (Terlaksana Tanggal : ?????)

23. Meningkatkan bantuan sosial untuk rumah ibadah, lembaga pendidikan keagamaan, lembaga sosial, Sekolah Minggu dan Majelis Taklim berbasis asas proporsionalitas dan keadilan. (Terlaksana Tanggal : ?????)

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-3341915/23-janji-anies-baswedan-sandiaga-uno-kjp-plus-sampai-setop-reklamasi

Ilustrasi : Antara

Sektor Perdagangan Besar Penopang Ekonomi DKI

Bisnis.com, JAKARTA -- Perekonomian di DKI Jakarta pada triwulan II/2015 mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,15%. 

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI, struktur perekonomian Jakarta pada periode ini masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama, yaitu perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor (16,8%), industri pengolahan (13,9%), dan konstruksi (13,22%).

"Sektor perdagangan, konstruksi, dan industri pengolahan memang masih menopang ekonomi di Jakarta," ujar Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta Dwi Paramita Dewi, Rabu (5/8/2015).

Besarnya kontribusi dari tiga sektor tersebut didukung oleh meningkatnya belanja konsumsi menjelang Hari Raya Idul Fitri dan dimulainya tahun ajaran baru siswa sekolah.

Selain itu, faktor lain yang turut mendorong perekonomian Jakarta adalah mulai dilaksanakannya lelang-lelang proyek oleh Pemprov DKI.  "Pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh pengeluaran konsumsi pemerintah yang naik 51,27% dibanding triwulan sebelumnya," paparnya.

Selain itu, Mita mencatat terdapat pertumbuhan pada sektor jasa di Jakarta. Pertumbuhan PDRB Ibu Kota menurut lapangan usaha ditorehkan oleh usaha informasi dan komunikasi (9,95%); transportasi dan pergudangan (8,49%); serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial (8,07%).

"Peningkatan jasa pendidikan dan kesehatan di DKI tak lepas dari mulai dicairkannya program pemerintah, yaitu Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar. Banyak orang juga mulai menggunakan BPJS juga mendorong pertumbuhan di sektor ini," ujar Mita.Bisnis.com, JAKARTA -- Perekonomian di DKI Jakarta pada triwulan II/2015 mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,15%. 

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI, struktur perekonomian Jakarta pada periode ini masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama, yaitu perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor (16,8%), industri pengolahan (13,9%), dan konstruksi (13,22%).

"Sektor perdagangan, konstruksi, dan industri pengolahan memang masih menopang ekonomi di Jakarta," ujar Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta Dwi Paramita Dewi, Rabu (5/8/2015).

Besarnya kontribusi dari tiga sektor tersebut didukung oleh meningkatnya belanja konsumsi menjelang Hari Raya Idul Fitri dan dimulainya tahun ajaran baru siswa sekolah.

Selain itu, faktor lain yang turut mendorong perekonomian Jakarta adalah mulai dilaksanakannya lelang-lelang proyek oleh Pemprov DKI.  "Pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh pengeluaran konsumsi pemerintah yang naik 51,27% dibanding triwulan sebelumnya," paparnya.

Selain itu, Mita mencatat terdapat pertumbuhan pada sektor jasa di Jakarta. Pertumbuhan PDRB Ibu Kota menurut lapangan usaha ditorehkan oleh usaha informasi dan komunikasi (9,95%); transportasi dan pergudangan (8,49%); serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial (8,07%).

"Peningkatan jasa pendidikan dan kesehatan di DKI tak lepas dari mulai dicairkannya program pemerintah, yaitu Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar. Banyak orang juga mulai menggunakan BPJS juga mendorong pertumbuhan di sektor ini," ujar Mita.

Sumber : http://jakarta.bisnis.com/read/20150805/384/459695/sektor-perdagangan-besar-penopang-ekonomi-dki

Daftar Alamat Rumah Sakit Pemerintah di JAKARTA BARAT

1. RSUD CENGKARENG, Jalan Kamal Raya
2. RSAB HARAPAN KITA

Daftar Alamat Rumah Sakit Pemerintah di JAKARTA SELATAN

1. RS FATMAWATI, Jalan Fatmawati
2. RS MARINIR Cilandak

Daftar Alamat Rumah Sakit Pemerintah di JAKARTA PUSAT

1. RSUD TARAKAN
2. RSCM
3. RSPAD GATOT SUBROTO
4. RSAD RIDWAN MAUREKSA
5. RS AL MINTOHARJO

Daftar Alamat Rumah Sakit Pemerintah di JAKARTA UTARA

1. RSUD KOJA, Jl. Deli, Koja, Tanjung Priok
2. RS SULIANTI SAROSO, Jalan Sunter Baru Permai

Daftar Alamat Rumah Sakit Pemerintah di JAKARTA TIMUR

1. RSUD BUDHI ASIH, Jl. Dewi Sartika, Cawang
2. RSUD PASAR REBO, Jalan Raya Condet
3. RS PERSAHABATAN
4. RSAU HALIM P
5. RS POLRI KJ
6. RS KESDAM JAYA CJ
7. RS DUREN SAWIT, Jalan Duren Sawit Raya